Kebiasaan
Pikiranku seperti terlahir kembali setelah membaca buku
Habits karangan Felix Y. Siauw. Isi bukunya keren-keren. Ada kutipan menarik
dari bukunya Bang Felix, bunyinya gini “Dunia itu nggak adil… dia hanya
berpihak pada orang-orang Istimewa… Dan sekali lagi, Dunia hanya bisa mengingat
beberapa nama saja, DAN TIDAK SEMUA NAMA (dibaca: Manusia) dan yang diingat
olehnya hanyalah yang dapat keluar dari kerumunan (dibaca: Tak Istimewa) dan
mereka ini disebut THE OUTLIERS “Orang-orang Istimewa.”
Bicara tentang kebiasaan, belum pernah terbesit sebelumnya
dipikiranku jikalau KEAHLIANku cebok menggunakan tangan kiri adalah karena
kebiasaanku menggunakan tangan kiri dikala cebok. Andai aku menggunakan tangan
kanan… maka mungkin kejadiannya akan berbeda “CEBOK TANGAN KANAN… Pieehhhh”
hahahaha.
Kata si Habits, dia lahir dari sperma ayah bernama “PRACTICE-LATIHAN”
dan dari Rahim Ibu bernama “Repetation-Pengulangan” so, kebiasaan kita akan
terbentuk jikalau kita bersungguh-sungguh dan konsisten dalam membentuk
habits tersebut, intinya memulai melalui
practice tadi dan kemudian continue melalui repetation tersebut.
Dan katanya si Habits dalam buku Habits karya Felix Y. Siauw
itu, hal-hal yang menjadi sebuah habits atau kebiasaan kita itu sudah
tersimulasi didalam otak dan membuat syaraf-syaraf yang membentuk jaringan di
dalam otak. sehingga semakin Habits hal tersebut maka semakin besar pula lah
jaringan syaraf itu.
Habits punya 2 kepribadian, Habits yang berkepribadian buruk
dan berkepribadian baik. Habits baik akan MEMBAIKKANMU dan habits buruk akan
MEMBURUKKANMU.
Contoh pertama, seorang Pria bernama Gapin selalu sikat gigi
3 kali sehari setiap setelah mandi dan sebelum tidur, nah habits sikat gigi 3
kali sehari yang dibentuk si Gapin akan membuat dirinya kebal akan sakitnya
gigi dan bau mulut, tentu itu membaikkan si Gapin. Kedua, si Gapin ‘gak sengaja’
:D membuka situs p**** atau bo*** waktu kelas 3 SMP dulu, nah sejak saat itu si
Gapin sekurang-kurangnya ‘harus’ menonton film yang katanya dewasa dan untuk
orang dewasa itu minimal 10 film per bulan dan tak jarang melakukan hal tak
senonoh seperti Onani atau masturbasi sehabis menonton film tersebut. Ini salah
satu contoh kasus Habits yang sangat-sangat-sangat tidak baik, jelas itu
memburukkan si Gapin. (Maaf, sedikit Vulgar and Don't Try This At Home)
Maka dari itu, bentuklah habit-habit baik yang akan
membawamu menuju kebahagiaan dunia dan akhirat, bukan malah habit buruk yang
Pasti Memburukkanmu. Lagian, Habit-habit tersebut insya Allah akan turun langsung
ke anak-cucumu nanti di masa depan karena ada pepatah yang berbunyi “Buah Jatuh
nggak jauh dari Pohonnya”.
So, Mulailah bangun Habits baik itu dan ‘KENDALIKAN HABITS… ATAU HABITS YANG AKAN MENGENDALIKANMU”.
LUPA, perlu kita ingat bahwa membiasakan sesuati itu membutuhkan waktu yang tak sedikit. yang kita perlukan adalah TEKAD dan KEKONSISTENAN yang kuat. Karena teman.... HABITS adalah VALUE dari kita....
#Aku Berjanji... Mulai detik ini, aku akan Meninggalkan habit-habits Buruk yang ada didalam diriku...



Sumber: Buku Habits... Google
#Aku Berjanji... Mulai detik ini, aku akan Meninggalkan habit-habits Buruk yang ada didalam diriku...
Sumber: Buku Habits... Google
Tidak ada komentar:
Posting Komentar