.

.

Jumat, 04 April 2014

Greatest Teacher of Compassion, Love and Fearlessness!



21 Desember 2013 : Mothers Day, Mamma!


#QueenofMyHeart


Entah apa yang kupikirkan malam-malam gini, coba aku lihat jam dulu. Jam telah menunjukkan jarum panjang dan pendeknya tepat di angka 00.42 WIB. Begini ceritanya, Barusan aku iseng-iseng baca TUMBLRnya dia @echayam.tumblr.com namanya, nggak tahu entah ini bisikan setan atau malah jalan yang ditunjukkin oleh Allah, aku mulai membaca postingannya dia yang paling update, nah muncul foto mama-mama (seorang Bunda) <Logat Bajaoku Keluar> , dimana di dalam poto tersebut ada tulisannya, tulisannya pun bahasa Inggris yang mula-mula merusak gairah serta nafsuku untuk membacanya, langsung sajja aku tinggalin laptopku kemudian ambil sikat gigi terus pergi ke kamar mandi dan tak lupa ambil wudhu… Buat sholat Isya *hhhehe tadi belum sholat Kanda & Dinda*. 

Selepas melakukan kewajiban aku sebenarnya berniat meng-offpin laptopku, namun Allah punya rencana lain *Lebay, “Kenapa aku nggak baca tulisan yang ada di poto taddi aja sih, itung-itung  ngetes skill dewa bahasa inggris ku juga kan”. Pikirku. Beberapa waktu lama setelah aku baca, aku lemas, kenapa? Usut punya usut tulisan/post yang dia buat ittu untuk Mamma’nya bah, Allah Karim. Dalam postinganya yang tertanda 21 Desember 2013 itu berisikan tentang poto Mamma’nya yang di edit dan di tambahin tulisan. “Mama was My Greatest Teacher of Compassion, Love and Fearlessness. If love is Sweet as a Flower, then My Mamma is that sweet flower of Love. – Stevie Wonder”. Sontak aja “ITU” langsung buat ku teringat dengan Mamma’ku yang di Penajam dan juga pikiranku terngiang tak karuan oleh apa yang telah ku lalui selama aku hidup bersama Mamma’ku. Bukan kata-kata manis si Stevie Wonder yang buatku terkagum-kagum, melainkan inisiatif seorang gadis super sibuk (Mahasiswi) yang menyempatkan waktunya untuk membuat sesuatu hal yang jujur menurutku hal itu membuang-buang waktuku sebagai seorang anak muda. Aku tersadar nggak tahu kenapa, semua hal yang kau lakuin itu selalu buatku berpikir dan bertindak positif kedepan… Pid. Aku mengaku salah, karena memang aku tlah lancang melihat-lihat Twittermu tanpa izin yang kemudian karena nafsu tololku aku buka juga Tumblrmu. Aku pantas dianggap penjahat karena memang aku pantas untuk dianggap sebagai penjahat, aku bukan siapa-siapa kamu dan kamu bukan siapa-siapa aku. Status kita mungkin hanya SEBATAS teman Organisasi yang di pertemukan didalam Training Kepemimpinan selama 3 hari di Pelosok sana.

Namun ada satu hal yang jelas aku kira, Aku sangat-sangat-sangat bersyukur telah bertemu kamu di Dunia Allah yang Fana ini, *BiarinLebay* karena entah kenapa, hanya dari postingan 21 Desember 2013 mu itu aja aku sudah mendapatkan inspirasi tolol ini… ditengah malam lagi, padahal kalau tidur macam enak… kan.

Tak terasa sudah jam 01.26 dini hari eh, aku pun mengurungkan niatku tuk menulis tentang Mamma’ku. Namun aku janji, kalo ada waktuku yang senggang, akan kupastikan tanganku ni tuk menulis artikel tentang Mamma’.  Berkaca dari inspirasi tolol malam nih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar